Tasikmalaya, BEDAnews
Rumah pintar Miftahul Farhan di Jl. Tenjo Antanan Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (29/5) dibuka secara resmi oleh ketua solidaritas Kabinet Indonesia Bersatu, Okke Hattarajasa. Hadir dalam kesempatan tersebut isteri wakil walikota Tasikmalaya, Isteri-isteri dari solidaritas kabinet Indonesia Bersatu, SKPD, dan tim penggerak PKK Kab. Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Okke Hatta Rajasa mengungkapkan, berdirinya rumah pintar di Kabupaten Tasikmalaya, merupakan bentuk implementasi tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat dan anak-anak sesuai dengan program ibu negara yaitu Indonesia Pintar yang dibagi menjadi 4 yaitu mobil pintar, motor pintar, kapal pintar, dan rumah pintar.
Rumah pintar merupakan tempat pembelajaran masyarakat yang sudah diakui dinas pendidikan dan merupakan jalan untuk mencapai kesejahteraan. Rumah pintar juga dikatakan learning center, dengan model pembelajaran menyerap intelegensi anak dan ruang gerak anak dengan pembagian seperti (sentral computer, sentral audiovisual, sentral buku, sentral bermain dan sentral kriya), paparnya.
Masih menurut Okke, dari target 500 rumah pintar yang akan didirikan di Indonesia, baru 300 rumah yang terealisasi dan Kab. Tasikmalaya salah satunya. Dengan ketertinggalannya di IPM (Indeks Prestasi Manusia), dengan masih banyaknya angka buta aksara, untuk itu diperlukan akselerasi percepatan untuk kesetaraan dalam menangani buta aksara tersebut yang kebanyakan usia produktif antara 15-40 tahun dengan model pembelajaran Aksara Usaha Mandiri (Centra Kriya) untuk cepat mengenal huruf dan warna. Makanya diperlukan pendidikan implisit dari rumah pintar ini juga sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah dan dibutuhkan kearifan.
Ditempat yang sama, Ai Riantani Sugianto selaku wakil pengelola dan penanggungjawab Rumah Pintar dari tim penggerak PKK mengatakan, untuk penerapan Rumah pintar di Tasikmalaya akan dibuka dari hari Senin hingga Jum’at dan setiap orang dipersilahkan datang sebagai upaya memberantas buta huruf.
“Rencana kedepan akan dibuka cabang-cabang rumah pintar di kecamatan yang ada di kab. Tasikmalaya agar bisa menjangkau masyarakat yang lebih bawah, karena di Tasikmalaya hanya ada satu rumah pintar, dengan harapan kedepan masyarakat Tasikmalaya tuntas buta aksara,” katanya.
Atas peresmian tersebut, wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, menyambut baik berdirinya rumah pintar sebagai bentuk aktualisasi tanggungjawab kepada lingkungan dan anak-anak, serta menjadi motivasi tumbuh berkembangnya rumah pintar di desa-desa dan rumah pintar bisa berjalan sesuai dengan kemampuan yang kita bias. (Anton/Endang)











