Ia juga menyoroti bahwa persoalan kekurangan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Oleh karena itu,
ia menyatakan dukungan penuh terhadap program MBG sebagai langkah nyata dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan dapat tercapai hasil nyata berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia serta terciptanya generasi yang sehat dan produktif.
Selain berdampak pada kesehatan, program MBG juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM sebagai pemasok bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini turut membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.













