Lebih dari itu, bangsa ini memerlukan budaya politik yang menempatkan amanah sebagai kehormatan, bukan sebagai kesempatan memperkaya diri.
Negara yang kuat bukanlah negara yang paling banyak memiliki senjata. Negara yang kuat adalah negara yang institusinya dipercaya, hukumnya dihormati dan pemimpinnya memberi teladan.
*Penutup*
Selama bertugas di lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, saya belajar bahwa ancaman terbesar terhadap sebuah negara tidak selalu datang dari luar perbatasannya. Banyak negara kehilangan masa depannya bukan karena kalah perang, melainkan karena membiarkan korupsi merusak fondasi yang menopang kekuatannya.
Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, prajurit profesional dan rakyat yang mencintai negerinya. Semua modal itu akan kehilangan makna apabila korupsi terus menggerogoti institusi negara.













