*Musuh itu bernama korupsi*
Ia tidak datang dengan kapal induk, tidak melintasi perbatasan dan tidak menembakkan rudal. Namun, dampaknya jauh lebih sistemik. Korupsi menggerogoti kemampuan negara membangun ekonomi, memperkuat pertahanan, menyediakan pelayanan publik, serta menjaga legitimasi pemerintah di mata rakyat. Dalam perspektif keamanan nasional, korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum. Ia merupakan ancaman strategis yang melemahkan daya tahan negara dari dalam.
Indeks Persepsi Korupsi Indonesia yang masih berada pada tingkat yang memprihatinkan menjadi pengingat bahwa pekerjaan besar kita belum selesai. Di tengah meningkatnya kompetisi geopolitik, revolusi teknologi dan berbagai ancaman nonmiliter, bangsa ini tidak boleh membiarkan korupsi terus menggerus fondasi kekuatan nasional.













