
“Namun yang terpenting, besar harapan saya, masukan yang diberikan harus selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Demak tahun 2025-2029, Yakni “Demak semakin Bermartabat, Maju dan Sejahtera”. Pemilihan frase “Bermartabat, Maju dan Sejahtera” dalam visi kami, bukanlah tanpa alasan Dalam visi tersebut memiliki filosofi dan maksud yang mendalam,” jelas Bupati.
Sementara itu dalam penyampaian paparannya, Kepala Bappeda Demak, Masbahatun Niamah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Demak berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengeluarkan kemiskinan yang ada di Kabupaten Demak, Angka kemiskinan ekstrem juga terus menurun dari tahun ke tahun yang saat ini menjadi 1,22% target dari Presiden Prabowo melalui aksasi tahun 2026 nanti menjadi 0%.
Masbahatun menambahkan, Pendataan langsung dari pemerintah pusat yaitu PMK kemudian di 2026 bisa terlengkapkan menjadi 0% untuk kemiskinan ekstrem, IPM kita 3 tahun terakhir di tahun 2004 kita di 74,57 IPM. “Kita juga ada berada di atas Provinsi Jawa Tengah untuk PPN kita artinya Pembangunan hasil kita adanya sumber daya manusia kita dari tahun ke tahun semakin bagus dilihat dari rata-rata sekolah kita semakin meningkat,’ tambahnya.












