
Dalam sambutannya, Bupati Demak, dr. Hj. Esti’anah, S.E mengungkapkan bahwa, Kabupaten Demak masih menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan. Oleh karena itu, inovasi serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi faktor kunci dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, S.T., M.T, dalam paparannya menyampaikan bahwa, RPJMD 2025-2029 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5%-6,3%, penurunan tingkat kemiskinan hingga 7,79%, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 78,95 pada tahun 2030.
Dengan sinergi dan inovasi yang kuat, Pemerintah Kabupaten Demak optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.













