Sebagai penutup, Muslim Arbi mengajak media untuk menegakkan etika jurnalistik dengan mengutamakan akurasi dan keseimbangan berita. Ia berharap, klarifikasi ini bisa menjadi pelajaran bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa berdampak pada citra lembaga dan individu.
“Kita semua ingin membangun bangsa ini dengan semangat kejujuran dan keterbukaan. Jangan sampai perbedaan pendapat atau kritik konstruktif justru dijadikan bahan untuk adu domba politik,” pungkasnya. (Red).
Page 5 of 5













