DEMAK|| Bedanews.com –
“Pelaksanaan Monev (Monitoring dan Evaluasi) dengan kunjungan ke madrasah tidak hanya sebatas konfirmasi administrasi TPG saja, namun tak kalah penting adalah mendorong terhadap kebersihan lingkungan, mewujudkan Madrasah berbasis Ekoteologi”.
Demikian disampaikan oleh Kepala Kemenag, H. Abdur Rauf, S.Ag, M.Si, didampingi Kasi Penmad, H. Abdul Rokhim, S.Ag, M.Pd,
serta Kasubbag TU, H. Khulalul Mubarok, S.Kom, MM. dalam rapat monitoring penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), yang digelar Selasa (13/10/2026) di ruang rapat lantai 2 kantor Kemenag Demak.
Abdur Rouf juga berharap, monitoring dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi madrasah.
โSaya berharap monitoring ini bisa berjalan optimal. Selain memastikan administrasi TPG yang tertib, kita juga dapat mendorong madrasah agar semakin memperhatikan kebersihan lingkungan dan menerapkan ekoteologi dalam kegiatan sehari-hari,serta menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta,โ ujar kepala Kemenag yang sangat aktif di berbagai bidang.
Monev bagi Madrasah jenjang MTs dan MA, akan berlangsung pada 14โ16 Oktober 2026.
*PGSI APRESIASI*
Ketua PGSI Demak, Ng. Noor Salim , S.Pd.I, Gr, C.PLA, mendukung penuh monev Kemenag, maka berharap pelaksanaan monev bergeser pada fokus dokumen, ke pembelajaran yang berdampak.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan monev guru oleh Kemenag Demak, maka sudah saatnya bergeser dari fokus pemeriksaan dokumen administratif, menjadi refleksi otentik atas kualitas pembelajaran yang berdampak dan dirasakan langsung oleh siswa, hal ini juga untuk mengurangi banyaknya penggunaan kertas sebagai bagian dari Ekoteologi,” ujar pria penerima penghargaan tingkat ASEAN tersebut. (Red).













