Rasulullah SAW bersabda:
“Tangan di atas (yang memberi) lebih baik daripada tangan di bawah (yang meminta).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hikmah ayat dan hadis ini: Qana’ah melahirkan kepedulian sosial. Orang yang merasa cukup akan mudah berbagi karena hatinya tidak dikuasai rasa takut kekurangan. Puasa membuat kita merasakan lapar agar tumbuh empati kepada fakir miskin. Kita sadar bahwa kebahagiaan bukan pada menumpuk harta, tetapi pada berbagi dan memberi manfaat.
Pelajaran Ketiga: Qana’ah melahirkan jiwa merdeka;
Qana’ah membebaskan manusia dari perbudakan dunia. Ia tidak mudah iri, tidak gelisah, dan tidak putus asa. Inilah kemerdekaan batin yang sesungguhnya. Allah SWT berfirman:
“Barang siapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.”(QS. An-Nahl: 97),













