• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Momen HARDIKNAS: Mengenang Ajaran dan Perjuangan Ki Hadjar Dewantara yang Terlupakan » Halaman 3

Momen HARDIKNAS: Mengenang Ajaran dan Perjuangan Ki Hadjar Dewantara yang Terlupakan

Hargib by Hargib
7 Mei 2022
in Tak Berkategori
0
Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Apabila membuka-buka kajian pustaka, maka ternyata startegi perjuangan Ki Hadjar Neng Ning Nung Nang ini sering disebut sebagai Social Problem Solving baik dalam khasanah teori maupun prakteknya. D’Zurilla menyatakan bahwa dalam proses pemecahan masalah sosial pasti dihadapkan pada dua pilihan, antara pemecahan masalah yang “Konstruktif” atau yang “Disfungsional”. Dalam praktiknya keduanya akan saling tarik-menarik dan saling mempengaruhi pada pengambil keputusan untuk menentukan solusi akhir yang akan dipilihnya. (Thomas J. D’Zurilla (ed), 2004).

Seruan Ki Hadjar sebagai pemimpin gerakan rakyat menentang Ordonansi Sekolah Liar tersebut kemudian populer dikenal sebagai ajaran Neng Ning Nung Nang, yang digali dari khasanah nilai falsafah Jawa yang kurang lebih dapat dijelaskan dalam mengarungi kehidupannya di dunia ini, pada suatu ketika manusia akan pasti menghadapi permasalahan kehidupan yang cukup berat dan sepintas lalu tidaklah mungkin tenaga dan fikirannya untuk bisa mengatasi permasalahan tersebut. Namun apabila manusia tersebut bisa mengolah cipta, rasa dan karsanya akan yakin setiap permasalahan kehidupan ini bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya dengan persyaratan berperilaku sebagai berikut dipaparkan oleh Ki Priyo Dwiarso, dalam (Kedaulatan Rakyat” 14 April 2008), sebagai berikut:

BeritaTerkait

Satgas TMMD Kebut Pengerjaan Infrastruktur dan RTLH

9 Mei 2026

Pererat Silaturahmi dengan Yasinan Bareng Warga

9 Mei 2026
Page 3 of 6
Prev1234...6Next
Previous Post

Kadispenad: Informasi Menyesatkan Terkait Mekanisme Pengadaan Alutsista TNI AD

Next Post

Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Kapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah

Related Posts

TNI-POLRI

Satgas TMMD Kebut Pengerjaan Infrastruktur dan RTLH

9 Mei 2026
TNI-POLRI

Pererat Silaturahmi dengan Yasinan Bareng Warga

9 Mei 2026
TNI-POLRI

Bantu Petani Olah Sawah, Dedikasi Babinsa Kodim Ponorogo Perkuat Ketahanan Pangan Desa

9 Mei 2026
Politik

PDIP – Gerindra Minta Pemko Binjai Perbaiki Jl. Danau Tempe, Depan Rumah Ali Umri

9 Mei 2026
Ragam

Ada Upaya Djaka Budhi Mau Ditumbalkan

9 Mei 2026
TNI-POLRI

Satgas TMMD Tunjukkan Kepedulian dengan Evakuasi Warga Sakit

9 Mei 2026
Next Post

Tinjau Arus Balik di Bakauheni, Kapolri Minta Masyarakat Manfaatkan WFH dan Libur Sekolah

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021