Bandung BEDAnews.com
Mekanisme pengadaan mobil bagi 95 anggota DPRD provinsi Jabar bukan merupakan program yang ujug-ujug (red:tiba-tiba) , yang mungkin kemudian mengganggu program-program prioritas atau program yang wajib di pemerintahan provinsi Jawa Barat.
Demikian disampaikan Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari kepada wartawan diruang kerjanya, di DPRD Jabar Jl. Diponegoro 27 Bandung. Rabu (13/4)
“Kami rasa tidak melakukan pengurangan, proses mekanismenya sudah berjalan seperti itu, hanya tinggal permohonan pinjam pakainya yang belum kami sampaikan.”Kata Ineu.
kami belum bicara, belum melakukan komunikasi dengan biro aset, kendaraan sebetulnya ada di biro PBD (Pengeloaan Barang Daerah) yang belum dilakukan adalah permohonan saja, Kita menunggu koordinasi dan berbicara dengan biro aset.
Permohonan belum kami sampaikan karena teman-teman (anggota DPRD) yang akan melakukan pinjam pakai, yang harus melakukan permohonan untuk pinjaman.
“Biro PBD melihat perlu tidaknya kendaraan pinjam pakai silahkan ! karena melihat kondisi kendaraan pinjam pakai yang ada.”kata Ineu.
Mau diganti kendaraannya diserahkan kepada yang akan minjamkan kendaraan tersebut. Tetapi kalau ada teman yang merasa kendaraannya masih bagus, ya silahkan saja karena yang melakukan pinjam pakai mereka juga, masing–masing melakukan permohonan.
“Kalau ada anggota yang tidak, masa kita paksakan karena mereka merasa cukup, dengan rush tapi sama–sama melakukan pinjam pakai juga!”tuturnya
Lebih lanjut Ineu menolak kalau dikatakan melemparkan permasalahan mobil ini ke pemprov. Selama ini kami baik-baik saja dengan Pemerintah provinsi dan selama ini tidak ada yang tidak dilakukan secara bersama-sama. “Kami berharap apapun kebijakan dilakukan secara bersama-sama, karena ini merupakan proses mekanisme yang cukup panjang tidak dilakukan secara tiba-tiba dalam satu hari. Tapi kami yakin komunikasi ini sudah terjadi dari awal sampai akhirnya biro PBD merencanakan akan ada pinjam pakai atau penggantian kendaraan pinjam pakai yang sudah lebih dari 5 tahun.” Pungkas Ineu@hermantz













