Romo Riki juga menyoroti pentingnya menjaga keutuhan rumah tangga dengan prinsip saling menerima dan mencintai apa adanya. Nilai tersebut, menurutnya, tercermin dalam perjalanan panjang pernikahan yang dirayakan, sebagai bukti nyata komitmen dan kesetiaan yang terus terjaga.
Sementara itu, Romo Yos Bintoro dalam refleksinya menegaskan bahwa, setiap umat dipanggil untuk hidup dalam kesetiaan dan kasih, sebagaimana teladan para nabi dan ajaran Kristiani. Ia mengingatkan bahwa, kesetiaan merupakan rahmat Tuhan yang perlu dirawat dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun dalam relasi sosial.
“Kesetiaan bukan hanya usaha manusia, tetapi juga anugerah Tuhan yang harus terus dipelihara dengan iman,” tuturnya.
Acara ini juga menjadi momentum do’a bersama, tidak hanya bagi mereka yang berulang tahun dan merayakan pernikahan, tetapi juga untuk keluarga yang telah berpulang serta mereka yang sedang menghadapi berbagai ujian kehidupan.













