Lain halnya dengan kondisi seorang siswa SMA di Empat Lawang, Sumatera Selatan. Siswa tersebut dianiaya oleh dua orang siswa lainnya, disaksikan oleh siswa lainnya, dan lebih tak parahnya lagi ada yang berperan sebagai perekam peristiwa perundungan tersebut. Rambutnya dijambak, tubuhnya ditindih, diinjak, diseret, dan ditendang bagian rusuknya. Tidak ada yang menolong padahal korban sudah meminta pertolongan. Akibat perundungan ini, kini korban menderita kelumpuhan. Berita lainnya, perundungan terjadi pada siswa kelas dua SD di Sukabumi.
Dia harus meregang nyawa akibat perundungan yang dilakukan oleh kakak kelasnya yaitu kelas empat dan lima. Naas bocah kelas dua SD tersebut tidak bisa diselamatkan nyawanya. Miris dan sangat memprihatinkan sekali kecilnya nilai satu nyawa manusia.













