“Di era globalisasi dan budaya asing yang masuk dapat menyebabkan pengaruh negatif lebih banyak. Dengan pembekalan empat pilar kebangsaan kepada pemuda agar lebih memfilter sehingga kondusivitas NKRI terus terjaga,” tambah Maman.
“Di kita ada berbagai macam agama dan adat istiadat, itulah yang harus dihargai oleh kita,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, peserta sosialisasi, Adang Pragustini (25) menilai sosialisasi empat pilar kebangsaan menjadi hal yang luar biasa. Sebab, sosialisasi tersebut dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme kepada setiap individu.
“Harapannya ini tidak hanya dilakukan sekali saja tapi berkelanjutan agar lebih bisa mengedukasi banyak masyarakat,” tutup Pragustini.@herz













