“Seluruh video dokumentasi pertandingan, dikurasi secara cermat berdasarkan momentum penting dalam pertandingan. Shortlist momen itu kemudian dikemas ulang secara visual dan didaftarkan ke dalam blockchain smart contract, ini yang membuat tiap aset tersebut tercatat data sejarah kepemilikannya,” ujar Pungkas.
Produk IBL NFT ini saat ini masih dalam tahap closed beta dengan akses terbatas. Namun publik tetap bisa mengikuti program waiting list pada periode ini. Bagi yang ingin mencoba bisa melakukan registrasi melalui website: iblindonesia.com/nft .
Sebagai informasi Kolektibel.com menggunakan jaringan public blockchain Vexanium untuk pencatatan kepemilikan NFT.
Vexanium merupakan satu-satunya public blockchain asli Indonesia dengan entitas legal di Indonesia yang berbentuk yayasan (Yayasan Vexanium Teknologi Nusantara) yang hadir sejak tahun 2018.













