Saya telah lama mengikuti berbagai persoalan yang dihadapi Jakarta, serta mempelajari sejumlah regulasi penting seperti RPJMN, RPJMD, APBD DKI dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Dari hasil pengamatan, terlihat bahwa masih banyak rekomendasi BPK yang belum dijalankan sepenuhnya, yang menunjukkan masih adanya persoalan besar dan klasik yang perlu segera dituntaskan.
Adapun permasalahan klasik yang masih membayangi Jakarta meliputi kemacetan, banjir, dan pengelolaan sampah. Dalam konteks terakhir ini, diperlukan langkah serius dan berkelanjutan, baik melalui pengoperasian RDF Plant Rorotan, pembangunan PLTSa, maupun pengembangan fasilitas pengolahan sampah lainnya.
Khusus mengenai pembangunan RDF Plant Rorotan, beberapa hari lalu saya telah menulis beberapa artikel yang membahas perkembangan proyek tersebut, termasuk isu terkait penghentian atau penundaan pembangunan PLTSa atau ITF Sunter di Jakarta Utara. Seluruh tulisan tersebut pada dasarnya merupakan bentuk dukungan dari masyarakat sekaligus masukan konstruktif bagi semua pihak, terutama bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.













