Kedua; Amalan lain yang bisa dikerjakan saat Syaban tiba memperbanyak puasa sunnah. Diriwayatkan dari jalur Aisyah, bahwa “Nabi saw. belum pernah berpuasa dalam satu bulan lebih banyak dari bulan Syaban.” (H.R. Tirmidzi). Puasa sunnah pada bulan Syaban, entah itu puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, atau puasa Daud, dapat melatih tubuh dan jiwa kita untuk bersiap sebelum berpuasa selama sebulan penuh pada Ramadan.
“Belum pernah Nabi SAW berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Syaban. Terkadang beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Bukhari Muslim).
Ummu Salamah meriwayatkan hadits yang menguatkan hadits kedua yang diriwayatkan oleh Aisyah ra bahwa Nabi SAW belum pernah berpuasa satu bulan penuh selain Sya’ban, kemudian beliau menyambungnya dengan puasa Ramadhan. (HR. Nasai). Hadits dari Ummu Salamah yang kedua, juga menjelaskan bahwa Nabi s.a.w. tidak pernah berpuasa terus menerus selama dua bulan berturut-turut kecuali pada bulan Sya’ban dan Ramadhan. Secara lengkap teks hadits riwayat Ummu Salamah adalah sebagai berikut:













