“Kita akan bekerja sama dengan universitas, agar membantu kita dalam menganalisis potensi kawasan, agar nantinya satu kawasan bisa satu produk unggulan,” jelas Menteri Iftitah pada para pengurus PATRI.
Menteri juga menjelaskan rencana untuk mengintegrasikan program transmigrasi dengan program Komponen Cadangan (Komcad) dari Kemenhan. Ini disambut gembira pengurus PATRI yang sebagian lahir dari keluarga transmigran purnawirawan TNI dan Polri.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab ini, Menteri Iftitah kembali mengingatkan bahwa dalam paradigma baru ini, transmigrasi bukanlah Jawanisasi. “Fokus kita adalah asimilasi dan akulturasi budaya,” ujar Menteri.
Selain itu, Mentrans Iftitah menegaskan, transmigran perlu menjaga pelestarian lingkungan dan revitalisasi kawasan, dengan tujuan agar kekayaan sumber daya alam di kawasan transmigrasi dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan generasi berikutnya.













