Di bidang olahraga, RRI melakukan liputan sejak Pekan Olahraga Nasional (PON) I di Surakarta, siaran langsung Olimpiade Helsinki, Melbourne, Asian Games IV, Ganefo, Thomas Cup. Suara reporter olahraga RRI sangat akrab di telinga para pecinta olahraga Indonesia kala itu.
Di era Orde Baru, RRI menyelenggarakan forum radio pertanian bertajuk Siaran Pedesaan dengan Kelompencapir-nya selama 3 dekade sejak 1969. Melakukan diseminasi konsep keluarga berencana lewat serial sandiwara radio Butir-Butir Pasir di Laut (1972-1984) yang sangat popular. Tidak kurang dari 5.700 episode. RRI memprakarsai lomba tilawah Al Quran pertama di Indonesia 1967, yang kemudian dinamai Pekan Tilawatil Quran (PTQ).
RRI menjadi lembaga terakhir yang keluar dari Timor Timur setelah referendum.













