“Bantuan pangan ini bagian dari stimulus ekonomi dua bulan sekaligus, dan akan disalurkan kepada lebih dari 18 juta KPM di seluruh Tanah Air,” kata Arief.
Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan bahwa, khusus untuk wilayah Jawa Barat, total penyaluran beras SPHP mencapai sekitar 3.460 ton.
Kenaikan harga beras di pasaran menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk itu, Bulog secara aktif melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga.
“Harga beras di pasar saat ini bisa mencapai Rp15.000 per kilogram. Kami dari Bulog melakukan operasi pasar dengan SPHP seharga Rp12.500, lebih murah sekitar Rp2.500 per kilogram,” terang Dirut Bulog.
Kegiatan ini menjadi momentum sinergi antara TNI, Bulog dan seluruh elemen pemerintah untuk menjamin distribusi pangan yang adil, tepat sasaran dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. (Red/Udn).












