Menhan RI, Panglima TNI dan rombongan meninjau langsung penyaluran bantuan beras SPHP kepada masyarakat penerima manfaat. Menhan RI menekankan pentingnya peran historis dan strategis Bulog dalam ketahanan pangan nasional. Ia juga mengingatkan bahwa, Bulog lahir dari inisiatif TNI AD di masa lalu untuk mengatasi krisis pangan.
“Bulog itu asal-usulnya dari TNI Angkatan Darat. Dulu dibentuk oleh Presiden Soeharto dalam rangka mengatasi kesulitan pangan nasional. Sejak saat itu, Bulog menjadi pusat distribusi bahan pangan, khususnya beras. Saat ini, peranan Bulog harus semakin proaktif dan kuat,” ujar Menhan.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menjelaskan kepada media bahwa, bantuan pangan yang disalurkan merupakan bagian dari stimulus ekonomi untuk bulan Juni dan Juli yang disatukan. Bantuan ini menargetkan 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.












