Jika keimanannya kokoh, maka akan semakin berat cobaannya. Namun jika keimanannya lemah, maka ia akan diuji berdasarkan kadar keimanannya tersebut. Dan cobaan tidak akan berpisah dari seorang hamba hingga nanti ia meninggalkannya berjalan di muka bumi seperti ia tidak memiliki satu dosa pun.
Keempat: Jona Nyaman dan Tidak Nyaman sebagai Ujian; Cobaan dan ujian merupakan hakikat dari kehidupan manusia di dunia. Sebagaimana yang sudah di jelaskan dalam surat Al-mulk ayat 1-2:
Dari ayat di atas memberikan penjelasan kepada kita bahwa; “apa saja yang kita alami dalam hidup ini sesungguhnya merupakan ujian dari Allah swt “jika kita sedang dalam kondisi hidup enak, serba kecukupan itu pada hakikatnya adalah sebagai ujian dari Allah.” Dengan artian dapatkah kita mensyukuri nikmat-Nya dan memanfaatkan sesuai dengan kehendak-Nya dalam mencapai keridhaan-Nya, sebaliknya jika kita sedang mengalami masa-masa sulit, serba kekurangan itupun juga merupakan ujian, sampai dimanakah ketahanan dan kesabaran kita serta bagaimanakah usaha kita untuk mencapai tatanan hidup yang lebih baik yang di ridlha-Nya.













