“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka.” (Ar-Ra’d: 11)
Dan Nabi SAW bersabda: “Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.” (HR. Muslim).
Para pahlawan dahulu menorehkan sejarah dengan keringat dan pengorbanan. Kita hari ini memajukan bangsa melalui: 1) disiplin, 2) ilmu, 3) profesionalitas, 4) dan integritas. Inilah jihad peradaban masa kini.
Keempat: Tawakal Menjauhkan Kita dari Putus Asa; memang merupakan prinsip penting dalam Islam yang dapat menjauhkan seseorang dari putus asa. Tawakal mengajarkan bahwa meskipun manusia wajib berusaha sekuat tenaga, hasil akhir sepenuhnya berada di tangan Tuhan. Kesadaran ini membantu seseorang untuk tidak merasa gagal secara total ketika hasil tidak sesuai harapan, karena ia mengerti ada takdir di luar kendalinya. Singkatnya, tawakal mengubah perspektif dari fokus pada “hasil yang diinginkan” menjadi fokus pada “menjalankan perintah Tuhan untuk berusaha dan berserah diri”, yang pada akhirnya membebaskan diri dari belenggu kekhawatiran berlebihan dan putus asa. Allah SWT berpesan:













