Keempat: Menjaga Takwa untuk Menyambut Hari-Hari yang Lebih Baik; Penghujung bulan Dzulqa’dah juga mengajarkan bahwa hidup terus berjalan dan waktu tidak pernah kembali. Setiap detik yang berlalu akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT. Karena itu, orang beriman harus menjadikan waktu sebagai sarana memperbanyak amal dan memperbaiki kualitas hidupnya. Hasan Al-Bashri pernah berkata: “Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari-hari. Ketika satu hari berlalu, maka sebagian dari dirimu pun ikut pergi.”
Nasihat ini mengingatkan kita agar tidak menyia-nyiakan umur dalam kemaksiatan dan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebaliknya, mari kita isi kehidupan dengan ilmu, ibadah, akhlak mulia, dan pengabdian kepada sesama.
*Artikel adalah esensi khutbah Jumat,15 Mei 2026













