“Rasulullah ﷺ biasa berpuasa di bulan Sya’ban hampir seluruhnya.”(HR. Bukhari & Muslim).
Ini adalah latihan kesiapan ruhani agar ketika Ramadan tiba, jiwa telah siap dengan kekhusyukan dan konsistensi.
Dalam konteks kehidupan kita saat ini, bulan Sya’ban juga menjadi cermin penting bagi dunia pendidikan. Kita tengah memasuki Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, fase penentu produktivitas, karakter, dan kedewasaan akademik. Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.” (QS. Al-Hasyr: 18).
Ayat ini menegaskan pentingnya evaluasi, persiapan, dan antisipasi masa depan dalam setiap aspek kehidupan termasuk pendidikan. Maka kesiapan menjemput semester baru bukan hanya soal kurikulum, tetapi kesiapan batin, motivasi, karakter, dan konsistensi belajar.













