Sukabumi, BEDAnews.com
Dalam rangka bulan pendidikan dan kebudayaan Albacadabra (Albayan Competetition as Development of Archievemen and Big Revolution for All), Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Anies Bawesdan, PhD mengunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan di Kampung Cikiwul RT 01/01, Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/05/2016) lalu.
"Kunjungan kerja Mendikbud kali ini untuk meninjau langsung pelaksanaan Albacadabra 2016 (ABCD16) yang merupakan event tahunan yang diselenggarakan OSIS SMA Pesantren Unggul Al Bayan ke 4 yang bertujuan untuk mewadahi dan mengembangkan minat serta bakat pesertanya di bidang Seni, Bahasa, Teknologi dan Sain,” terang ketua pantia ABCD16, Teguh Hardiansyah Nugraha kepada Wartawan disela kegiatan.
Lanjut Teguh, pada Albacadabra 2016 ini terdiri dari 4 acara besar, yaitu STARS, berisi perlombaan seputar teknologi bidang kesenian,KABUM (Karya Anak Bangsa Untuk Bumi) berisi perlombaan Kesenian, GLASS (Great Language Literature Art Contest) berisi perlombaan berbahasa dan STC (Sceince Team Competetion). Perlombaan science tingkat SMP.
"Albacadabra 2016 memiliki keistimewaan dibanding Albacadabra tahun lalu. Tahun ini STC (Science Team Competetition) sebuah ajang bergengsi guna mempertemukan para scientist handal ditingkat SMP turut bergabung untuk melengkapi semaraknya ABCD16. Jadi dengan bergabungnnya STC ke Albacadabra 2016 tahun ini ABCD menjadi sebuah ajang istimewa yang sangat istimewa karena dihuni oleh 4 Sub acara besar," paparnya.
Sementara itu, Mendikbud Anies Bawesdan berharap di SMA Al-Bayan akan lebih banyak lagi siswa-siswi berprestasi dan guru guru yang sudah mendidik muridnya dengan baik. "Kita harus pastikan bahwa mereka disipakan untuk tantangan masa depan ,dan tantangan masa depan membutuhkan anak anak yang memiliki ahlak yang baik karakter yang baik dan juga memiliki kemampua literisasi dasar kemampuan membaca, menulis, kemampuan sain,teknologi dan financial," harapnya.
Selain itu, lanjut Mendikbud, mereka harus memiliki kompetensi abad 21 seperti kemampuan berpikir kritis, kemampuan berkreasi atau kreatifitas, kemampuan komunikasi dan kemampuan kolaborasi. "Dengan tiga prinsip karakter, literasi dasar dan empat kompetensi abad 21, Insya Allah akan muncul generasi-generasi Indonesia yang bisa mengantarkan bangsa kita menuju bangsa yang lebih baik dan berdaya saing. Saya berharap di SMA Al Bayan ini bisa menjadi salah satu tempat persemaian manusia baru buat bangsa Indonesia," pungkasnya. (Sukarmawan)













