• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Selasa, April 28, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Membubarkan Diri saat Audensi, FPKB: Selanjutnya Melakukan Aksi

Membubarkan Diri saat Audensi, FPKB: Selanjutnya Melakukan Aksi

Ki Agus by Ki Agus
4 Februari 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Merasa yang mempunyai kepentingan tidak hadir saat melaksanakan audensi, Forum Peduli Kabupaten Bandung (FPKB), Jum’at 4 Januari 2022, membubarkan diri dari ruangan Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, dengan alasan tidak akan titik temu.

Sebelumnya FPKB mengharapkan kehadiran langsung Kepala BPKSDM, H. Akhmad Johara, dan Kepala DPMD, Tata Irawan, kalau memungkinkan Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna (Kang DS) bisa turut hadir pada audensi ini.

Padahal FPKB sudah menunggu lama untuk bisa bertemu, jelas hal ini dikatakan Pembina FPKB, Bastaman, namun kenyataannya audensi tidak berjalan sesuai harapan. “Keadaan ini sangat mengecewakan sekali. Tapi kami akan mencoba melakukan audensi ulang,” katanya di ruang Komisi.

Bila audensi selanjutnya tidak ditanggapi, FPKB menegaskan akan melakukan aksi berupa demo. Agar niat FPKB bisa dihargai dan bisa diperlakukan sesuai dengan tuntutan. Agar persoalan yang diajukan bisa clear tanpa ada masalah berkepanjangan.

BeritaTerkait

Agus Ramdani Nahkodai KONI Jakarta Barat, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet 2026–2030

28 April 2026

Polres Kendal Edukasi Pelajar Soal Kekerasan dan Intoleransi di Sekolah

28 April 2026

Sementara itu, Nonoman Sunda Jawa Barat, Aa Maung, yang ikut serta dengan audensi, menuturkan, tujuan audensi ini mempertanyakan masalah pembelian motor N Max untuk 270 desa yang mempergunakan APDP, termasuk keberangkatan ke Bali dengan alasan bintek. Menurutnya ini memerlukan penjelasan spesifik.

Aa mengemukakan, semestinya sebelum melakukan pembelian motor dan memberangkatkan Kepala Desa ke Bali di masa pandemi covid 19 ini, dipikirkan dulu. Bisa jadi masyarakat tengah kelaparan dan mengharapkan bantuan langsung dari pemerintah.

Selain itu, ia menegaskan, tidak semua showroom motor bisa memulas motor NMax dengan keinginan Bupati. Itu anggaran pemerintah bukan dari Kabupaten Bandung, jadi pergunakanlah anggaran tersebut secara bijak.

Bastaman dan Aa Maung sepakat, bila audensi selanjutnya para pejabat yang diharapkan tidak mau menemui FPKB, “Kami akan melakukan aksi. Ini semua demi rasa cinta kami terhadap daerah dan masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkas mereka. ***

Previous Post

Kunjungi Kampung Berkah, Dandim Pangkalan Bun Salurkan Bantuan Sosial

Next Post

Raperda RTRW Diharapkan Jadi Solusi untuk Masyarakat Kab. Bogor Kedepan

Related Posts

News

Agus Ramdani Nahkodai KONI Jakarta Barat, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet 2026–2030

28 April 2026
TNI-POLRI

Polres Kendal Edukasi Pelajar Soal Kekerasan dan Intoleransi di Sekolah

28 April 2026
TNI-POLRI

Basarnas, Praktikan Penanganan dan Pertolongan Korban Bencana

28 April 2026
TNI-POLRI

Gandeng BPBD, Satgas Gelar Penyuluhan Penanggulangan Bencana Alam

28 April 2026
TNI-POLRI

Satgas TMMD Mulai Bangun Sumur Bor

28 April 2026
Hukum

Petisi Ahli Apresiasi Hakim Tunggal Praperadilan PN Sibuhuan, Nike Rumondang Malau Dinilai Adil Dan Obyektif

28 April 2026
Next Post

Raperda RTRW Diharapkan Jadi Solusi untuk Masyarakat Kab. Bogor Kedepan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021