Merujuk buku Muhammad A Trader, (Muhammad Sebagai Seorang Pedagang). (dtj. oleh Afzalurrahman. 2011). Jakarta: Yayasan Swarna Bhumi. Nabi Muhammad saw sudah menjadi pemimpin kafilah dagang ke luar negeri pada saat usianya baru 17 tahun. Ia berdagang hingga ke 17 negara lebih. Diantaranya Syam, Yordania, Bahrain, Busra, Irak, Yaman, dan lainnya. Dari situ timbul pertanyaan, apa saja yang menyebabkan Nabi Muhammad bisa menjadi pengusaha yang cemerlang dan berhasil memenangkan persaingan pasar?
Ada beberapa rahasia yang perlu diperhatikan ketika ingin sukses menjadi pedagang, pengusaha, atau entrepreneur seperti Nabi Muhammad saw.
Pertama: melakukan segmentasi, menetapkan target pasar (targeting),dan positioning.
dalam teori bisnis dikenal dengan STP. Kegiatan pemasaran hendaknya disesuaikan dengan sasaran pasar yang dituju. Penyusunan STP yang tepat dapat mempermudah perusahaan dalam menyusun program kegiatan pemasaran produknya. Akan tetapi, banyak perusahaan yang gagal menjalankan kegiatan pemasaran produknya karena tidak memperhatikan langkah-langkah strategi yang perlu dijalankan. Pada dasarnya, strategi STP mempunyai hubungan dengan ayat Al-qur’an surat An-nisa’ ayat 24 yang berbunyi;












