“Risiko tambahan yang perlu diwaspadai antara lain ancaman resesi, fragmentasi geopolitik, peningkatan beban utang dan isu climate change,” katanya.
Kondisi lokal sendiri, kata dia, masih cukup baik. Kinerja perekonomian domestik tumbuh cukup kuat. Q1 2023 ekonomi tumbuh 5,03 persen (yoy). OECD memperkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 4,7 persen pada 2023 dan 5,1 persen pada 2024, stabil dibanding proyeksi periode Maret 2023.
“Kita survive menghadapi pandemi Covid-19, sekarang sudah mulai pulih. Kita optimistis Akan kembali take off jika kontestasi politik ini berlangsung lancar, tentu tetap menjaga kewaspadaan terkait tahun politik ini,” katanya.
Adapun Guru Besar Ilmu Politik Unpad Bandung Prof Muradi mengatakan, berdasarkan hasil survei beberapa lembaga survei menunjukan jika tidak akan muncul masalah genting pada kontestasi politik, baik Pilpres dan Pilkada 2024.













