Pertama: Memilih tutor sebaya. Dikarenakan tutor sebaya adalah siswa yang sebaya yang ditunjuk atau ditugaskan membantu temannya yang mengalami kesulitan belajar, karena hubungan antara guru dan siswa. Jadi metode tutor sebaya adalah seorang siswa dikelas yang memiliki kemampuan diatas rata-rata anggotanya yang memiliki tugas untuk membantu kesulitan anggota dalam memahami materi yang diajar. Ada beberapa kriteria seorang tutor sebaya yang disarankan oleh Zahral dalam Rindi Agustia Ningsih (2015), diantaranya:
- Siswa yang menjadi tutor harus memiliki nilai diatas KKM. Dalam penelitian dalam Rindi Agustia Ningsih (2015), seorang tutor ditunjuk berdasarkan hasil ulangan harian dengan nilai diatas KKM.
- Siswa yang menjadi tutor harus lebih pintar dari siswa yang lain.
- Siswa yang menjadi tutor disukai atau tidak dibenci siswa yang lainnya.
- Siswa yang menjadi tutor bersifat dan berikap demokrasi.
- Siswa yang menjadi tutor harus pandai bicara dan dapat memahami siswa lainnya.Kedua: Tugas Guru melatih tutor sebaya , Dossuwanda (Nisa Febianti, 2014) menyarankan melalui 4 kegiatan:
- Memperkenalkan buku yang menarik minat baca;
- Menunda koreksi kesalahan dengan memberi kesempatan peserta didik selesai mencoba mengoreksinya sendiri;
- Mendiskusikan materi bacaan setelah dibaca; dan
- Mengecek kinerjanya sendiri sebagai guru, dan kemajuan teman sebaya dengan melengkapi kartu laporan melalui ceklis.
Ketiga: langkah-langkah metode pembelajaran tutor sebaya ( peer teaching ), Syaiful Bahri Djamarah (2010), menyarankan langkah-langkah metode pembelajaran tutor sebaya ( peer teaching ) adalah sebagai berikut:
- Bagikan secarik kertas/kartu indeks kepada seluruh anak didik. Mintalah mereka untuk menuliskan satu pertanyaan tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari di kelas (misalnya tugas membaca) atau sebuah topik khusus yang akan didiskusikan di dalam kelas.
- Kumpulkan kertas, kertas acak tersebut kemudian bagikan kepada setiap anak didik. Pastikan, tidak ada anak didik yang menerima soal yang ditulis sendiri.
- Minta mereka untuk membaca dalam hati pertanyaan dalam makalah tersebut, kemudian memikirkan jawabannya.
- Mintalah anak didik secara sukarela untuk membacakan pertanyaan tersebut dan jawabannya.
- Setelah jawaban diberikan, mintalah anak didik lainnya untuk menambahkan.
- Lanjutkan dengan sukarelawan selanjutnya.
Ada sejumlah catatan yang perlu diperhatiakan:(1) Kumpulkan kertas tersebut. Siapkan panulis yang akan menjawab pertanyaan tersebut. Bacakan setiap kertas dan diskusikan. Gantilah panelis secara bergantian. (2) Mintalah anak didik untuk menuliskan dalam kertas pendapat tersebut dan hasil pengamatan mereka tentang materi pelajaran yang diberikan. (3) Kita bisa saling berbagi pengetahuan. Itulah guru sesungguhnya. (Baca Juga: langkah-langkah yang dikonsepsikan Hisyam Zaini dalam Amin Suyitno, 2004). dalam https://tresnabhakti.org/webprofil/2023/07/13/pembekalan-materi-xii-mentode-peer-teaching-untuk-apa?.
Page 2 of 4













