Spica menuturkan, kesamaan lainnya yang membuat Melbourne tertarik bekerja sama yaitu potensi anak muda Kota Bandung. Menurutnya atmosfir kreativitas di berbagai sektor seperti pendidikan, kuliner maupun ekonomi menjadi pilar utama program pemerintah.
”Paling menarik adalah anak mudanya. Anak muda jadi penggerak smart city, teknologi, inovasi maupun ekonomi kreatif. Melbourne juga kota kuliner, sama seperti Bandung pencipta kopi. Jadi di Melbourne itu cafe tidak ada habisnya,” paparnya. (BD)
Page 3 of 3













