“Program MBG bertujuan untuk memenuhi gizi seimbang bagi anak-anak/siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, sekaligus menurunkan angka stunting serta meringankan beban keluarga berpenghasilan rendah,” ujar Heru Tjahjono.
Selain itu, pelaksanaan program MBG juga berdampak pada sektor ekonomi, sebab melibatkan UMKM, petani dan nelayan sehingga memperkuat ekonomi lokal, membuka lapangan kerja dan mendukung ketahanan pangan.
“Sekarang yang harus kita bangun adalah kami dari Komisi IX yang sudah keliling seluruh Indonesia untuk melihat apakah program ini sudah berjalan secara komprehensif dan menyeluruh di masyarakat,” tambah Heru.
Dengan adanya sosialisasi program MBG di Tulungagung ini diharapkan pemberdayaan lokal setiap satuan pendidikan yang menjalankan MBG mendapatkan pasokan bahan makanan dari lingkungan sekitarnya.













