“Presiden mengingatkan agar kita tetap fokus menjalankan tugas pengamanan, karena rangkaian proses Pemilu masih akan berlangsung sampai bulan Oktober nanti,” tambah Pangdam.
Langkah-langkah proaktif guna menetralisir residu politik dan memitigasi disinformasi selama berlanjutnya proses Pemilu harus terus dilakukan guna menjaga kerukunan dan persatuan seluruh bangsa dan Negara Indonesia.
Terkait dengan bencana alam yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem di seluruh wilayah Jateng dan DIY, Pangdam menegaskan kepada seluruh jajaran agar selalu siaga dan siap dikerahkan untuk membantu penanggulangannya. Tentunya bekerjasama dengan Pemda, Polri maupun unsur terkait.
Beberapa poin penting disampaikan Pangdam antara lain yakni agar senantiasa meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan YME, selalu memegang teguh Santi Aji pada tiap pelaksanaan tugas, meningkatkan hubungan baik dengan Polri maupun seluruh elemen bangsa lainnya, meningkatkan pembinaan Prajurit maupun Satuan, mewujudkan klasifikasi, komposisi personel dan identifikasi tenaga manusia secara tepat dan terencana serta meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap pelaksanaan program kerja dan anggaran di masing-masing Satuan.













