*DAMPAK MELUAS KE PESANTREN DAN PERMUKIMAN*
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa peristiwa tanah bergerak yang terjadi pada pertengahan Februari 2026 telah menimbulkan dampak yang signifikan, antara lain:
– Kerusakan berat pada bangunan, termasuk fasilitas pendidikan,
– Kondisi tanah yang terus bergerak dan tidak lagi layak dihuni,
– Retakan tanah dengan skala besar yang meluas di kawasan terdampak,
– Hilangnya sumber mata air yang sebelumnya digunakan masyarakat.
Salah satu yang terdampak adalah Pondok Pesantren Arriyadhul Falah Darussalam, yang selama ini menjadi tempat kegiatan pendidikan keagamaan masyarakat setempat.
Selain itu, peristiwa ini juga berdampak pada permukiman warga, dengan jumlah terdampak diperkirakan lebih dari 400 jiwa.













