Garut, BEDAnews
ANIMO masyarakat dalam meyekolahkan anaknya ke Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 1 Kadungora Kabupaten Garut sangat tinggi. Setiap tahunnya para pendaftar terus bertambah. Itu dibuktikan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini yang nencapai 363 pendaftar.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala SMKM 1 Kadungora Kabupaten Garut HE Sjaprudin kepada BEDAnews.com di ruang kerjanya, Selasa (14/07/2015). “Tes masuk ke sekolah kami sangat ketat. Selain dites nilai akademiknya, juga diuji kompetensi yakni kemampuan Baca Tulis Quran (BTQ). Ini sudah menjadi peraturan masuk SMKM 1 Kadungora,” jelasnya.
Dari 363 pendaftar, yang lolos sebanyak 336, ada 27 siswa yang tidak lolos. Dari jumlah 336 siswa, itu akan dibagi menjadi 7 kelas, di antaranya Jurusan AP 3 kelas, AK 2 kelas, dan Perbankan 2 kelas. “Maksimalnya memang 9 kelas, kaena fasilitasnya sangat terbatas, kami hanya bisa menampung 7 kelas,” pungkas Sjaprudin.[sighar]












