Selain itu, ia juga merekrut warga setempat untuk mempercepat penyelesaian pengerjaan tersebut.
“Kami kerja dari jam 8 (pagi) sampai jam 9 (malam), Senin-Minggu gak libur selama 8 bulan, hari raya juga masuk, 17 agustus juga bekerja jadi tidak pernah libur untuk mengejar progres,” kata dia.
Namun hingga pengerjaan kubah utama selesai dan Masjid Al Jabbar diresmikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada 30 Desember 2022, sisa tagihan mencapai Rp6 miliar lebih tak kunjung selesai.
Padahal, informasi yang ia terima Pemerintah Provinsi Jabar telah menyelesaikan pembayaran kepada kontraktor.
Atas dasar itu, Simson mengaku telah melakukan pertemuan dengan manajemen perusahaan konstruksi pelat merah tersebut guna membahas tagihan yang belum dibayar.
Sayangnya, pihak kontraktor tetap enggan menyelesaikan pembayaran.













