Hawaii || Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Latihan Multilateral Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026 terus meningkatkan profesionalisme melalui latihan menembak reaksi di Area 1 Marine Corps Base Hawaii, Amerika Serikat, Jumat (03/07/2026).
Pada latihan tersebut, prajurit Marinir Indonesia mengasah kemampuan menembak reaksi terhadap sasaran berbentuk tubuh manusia yang ditempatkan pada jarak 100, 200, 300, hingga 400 meter. Setiap sasaran yang berhasil ditembak akan langsung roboh, kemudian kembali berdiri dalam beberapa saat sehingga menuntut kecepatan, ketepatan, serta kemampuan prajurit dalam mengidentifikasi dan menghancurkan target secara berulang.
Latihan dipimpin oleh Letda Marinir Irvan Sugianto, S.Tr.Han., yang memberikan arahan teknis sekaligus mengawasi setiap tahapan latihan agar seluruh prajurit mampu menerapkan teknik menembak reaksi sesuai prosedur dan standar yang berlaku di lingkungan Korps Marinir Amerika Serikat.













