Sejatinya, makna buruh melampaui definisi kontrak kerja. Buruh adalah pejuang kehidupan yang menjaga denyut nadi peradaban tetap berdetak. Tragedi yang merenggut nyawa di Bekasi Timur memberikan pesan pahit pada momen May Day hari ini terkait kepastian untuk pulang. Sebagai perjuangan buruh agar sampai dengan selamat ke pelukan keluarga. Dan momentum atas solidaritas tanpa batas, karena dari 107 korban yang tercatat, dimana setiap angka mewakili sebuah cerita yang terputus seperti botol ASI yang tak pernah sampai ke tangan Zaky.
Epilog, Doa untuk 15 Bidadari
Hari ini, kita menundukkan kepala untuk 15 perempuan yang telah berpulang. Mereka adalah personifikasi dari dedikasi yang paling murni. May Day bukan sekadar tentang perlawanan, tapi tentang penghormatan terhadap setiap tetes keringat dan cinta perempuan buruh yang tak terukur harganya. Selamat jalan, para perempuan tangguh. Biarlah duka ini menjadi api yang membakar semangat kita untuk menciptakan dunia yang lebih aman bagi setiap pejuang kehidupan di “Gerbong Surga” berikutnya. Kita akan mengabadikan kisah 15 perempuan tangguh yang telah berpulang dengan tetap menjaga semangat untuk menghormati para perempuan yang bertaruh nyawa demi menghidupi keluarga dan menjaga agar peradaban tetap berputar.













