Bandung, BEDAnews
Puluhan anggota Polrestabes Bandung diberi sanksi disiplin berjalan kaki, akibat mangkir dan tidak bertugas dalam Operasi Ketupat Lodaya 2012. Sanksi berjalan kaki dari Punclut ke Mapolrestabes Bandung jalan Jawa ini, tak hanya diikuti oleh bintara namun juga para perwira.
“Kapolrestabes juga ikut serta sebagai bentuk solidaritas,” kata Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Rosdiana, Jumat (14/9).
Menurut Rosdiana, sanksi disiplin ini tak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. “Ini lebih kepada silaturahmi, apalagi yang ikut juga ada perwira dan seluruh anggota Polrestabes Bandung,” kata Rosdiana lagi.
Dia menyebutkan, sanksi diberikan kepada 50 anggota itu lantaran mereka meninggalkan posnya saat bertugas pada Ops Ketupat Lodaya 2012, tanpa keterangan. Pada dasarnya mereka bertugas, tapi meninggalkan pos cukup lama dan tanpa izin, seperti pergi secara tiba-tiba.
Ros menambahkan, sanksi baru bisa dilaksanakan hari ini lantaran padatnya jadwal acara dan rutinitas kerja yang tidak bisa ditinggalkan sehingga membuat hal itu baru bisa dilaksanakan sekarang.
"Sanksi unik ini baru pertama kali dilakukan. Kapolrestabes percaya, anggota yang melanggar itu tidak bermaksud mangkir atau tidak memberi keterangan. Pada dasarnya, mereka semua bertugas sesuai job nya masing-masing. Hanya mungkin lupa atau teledor, mudah-mudahan kedepan bisa diperbaiki,” lanjutnya.
Keikutsertaan para pejabat tinggi atau perwira bersama ke-50 anggota yang dikenai sanksi disiplin, tak lain diungkapkan Kasubag Humas seperti mengutip ucapan Kapolrestabes, sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan.
Disiplin merupakan tanggung jawab bersama yang harus dipikul tidak hanya oleh perseorangan. Apalagi institusi seperti kepolisian, disiplin adalah modal utama para anggotanya, katanya. (Lanie)












