Menurutnya, melalui kebersamaan saat makan di sekolah, anak-anak didorong untuk lebih menyukai sayur dan makanan bergizi, mengurangi kebiasaan jajan sembarangan, bahkan belajar menabung. Selain itu, program ini membuka akses konsumsi protein hewani dan buah-buahan bagi anak-anak yang sebelumnya jarang mendapatkannya.
Tak hanya berdampak pada kesehatan, Program MBG juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan dalam operasional dapur dan penyediaan bahan pangan.
Namun demikian, Maharani menekankan bahwa dukungan dan pengawasan dari orang tua, guru, serta masyarakat sangat diperlukan agar kualitas, kebersihan, dan kelayakan makanan tetap terjaga.
“Program MBG ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi membentuk kebiasaan hidup sehat anak-anak kita. Karena itu, mari kita dukung bersama dan pastikan pengelolaannya berjalan baik, higienis, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh generasi penerus bangsa,” ujarnya.













