Tommy menegaskan, persoalan keuangan tidak boleh mengesampingkan keselamatan pasien. Menurutnya, keselamatan pasien harus tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi operasional rumah sakit yang dinilai belum stabil.
Selain masalah tata kelola, ia mengungkapkan bahwa sejumlah alat kesehatan membutuhkan perbaikan, bahkan penggantian. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani agar tidak menghambat pelayanan medis.
Persoalan ketersediaan obat juga menjadi perhatian. Dalam sistem pelayanan pasien rujukan balik, beberapa jenis obat yang seharusnya tersedia di rumah sakit dilaporkan tidak tersedia sehingga pemenuhannya diharapkan masih dapat dilakukan melalui puskesmas.
Kondisi ini menjadi tantangan dalam memastikan pasien memperoleh obat yang dibutuhkan untuk melanjutkan pengobatan sesuai prosedur pelayanan kesehatan.













