“Program ini hadir untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan ibu hamil. Dengan gizi yang cukup, kita tidak hanya menyelamatkan masa depan generasi muda, tapi juga mempersiapkan Indonesia menuju Generasi Emas 2045,” ucap Rahmawati Herdian.
Kemudian dalam pemaparannya, Tenaga Pakar Badan Gizi Nasional Ikeu Tanziha menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang sejak dini akan berdampak besar pada tumbuh kembang anak.
“Anak yang bergizi baik akan lebih optimal dalam belajar, memiliki daya fokus tinggi, dan mampu menyerap ilmu dengan lebih baik dibandingkan dengan anak yang kurang gizi,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Tanjung Karang Timur, M. Epprieliatas menambahkan bahwa program MBG bukan hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong roda perekonomian lokal.













