“Terutama bagi yang sehari–hari bersama saya, kalau ada kekeliruan kita saling memaafkan, tinggalkan yang kurang baik, kita ingat yang baik saja,” ujar Prof. Syarifuddin.
“Saya berdo’a, semoga bapak dan ibu semua dalam keadaan sehat dan pada saatnya nanti sampai dengan pensiun kita semua diberikan kesehatan selamat sampai purna,” imbuh Prof Syarifuddin di penghujung sambutannya.
Di tempat yang sama, Ketua Mahkamah Agung, Yang Mulia Prof. Dr. H. Sunarto, S.H, M.H, menyampaikan, apa yang sudah dilakukan dan diwujudkan oleh Prof. Syarifuddin, selaku Ketua MA ke-14, Insya Allah akan diteruskan.
Saat ini, menurutnya, Mahkamah Agung memasuki era Revolusi Industry 4.0, di mana segala sesuatunya melalui digitalisasi, semua ini dilakukan agar Mahkamah Agung tidak ketinggalan dengan kemajuan Teknologi Informasi.













