Melihat kondisi tersebut, lima mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Unnes yang tergabung dalam kelompok mata kuliah proyek kepemimpinan, mengadakan sosialisasi literasi lingkungan hidup. “Sosialisasi ini tidak hanya merupakan tugas mata kuliah saja, akan tetapi juga merupakan keprihatinan kami terhadap apa yang saat ini terjadi pada lingkungan. Kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ucap Tegar, koordinator kegiatan.
Sosialisasi ini diakhiri dengan pelatihan pembuatan ekoenzim dari sampah organik. Ekoenzim merupakan cairan alami serba guna hasil dari fermentasi. Masyarakat perlu tahu bagaimana mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat, sehingga dapat mengurangi pembuangan sampah organik di sekitar.













