• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Mahalnya Harga Pangan, Bukti Negara Gagal Mengerem Lajunya Harga » Halaman 3

Mahalnya Harga Pangan, Bukti Negara Gagal Mengerem Lajunya Harga

Oleh: Nuni Toid (Pegiat Literasi dan Member AMK)

admin by admin
18 Januari 2022
in Tak Berkategori
0
NUNI TOID

NUNI TOID

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Semestinya penguasa mampu mengantisipasi lonjakan harga pangan dengan memerhatikan harga kebutuhan pokok di pasar. Perhatian tersebut meliputi tingkat permintaan, ketersediaan stok barang, baik dari produksi dalam negeri maupun impor, dan kelancaran distribusi sampai ke retailnya.

Alih-alih mengantisipasi kenaikan harga sembako, yang terjadi penguasa hanya berkutat pada masalah teknis saja. Seperti mengadakan operasi pasar yang ditujukan untuk konsumen, namun dalam praktiknya penguasa menggandeng korporasi. Seolah-olah membantu rakyat. Tapi pada kenyataannya tidak, merekalah yang sesungguhnya diuntungkan. Ini membuktikan negara gagal mengerem laju mahalnya harga pangan.

Pun masyarakat mesti menyadari bahwa masalah lonjakan harga disebabkan karena lemahnya fungsi negara dalam mengatur sektor pertanian pangan. Itu disebabkan pandangan kapitalisme-liberal yang memandulkan peran negara. Negara hanyalah sebagai regulator dan fasilitator bagi para pengusaha dan pemilik modal saja. Sedangkan rakyat dibiarkan sendiri-sendiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Sungguh menyesakkan dada bukan?

BeritaTerkait

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Page 3 of 6
Prev1234...6Next
Previous Post

Ditinggal Ke Kebun, Satu Unit Rumah Ludes Terbakar

Next Post

Arteria Dahlan Persoalkan Kajati Bicara Sunda, Ono Surono: Penggunaan Bahasa Daerah Untuk Jalin Keakraban

Related Posts

TNI-POLRI

Perkuat Toleransi, Kapolres Demak Bangun Sinergi dengan Jemaat GKJ

7 November 2026
Ragam

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

7 November 2026
Ragam

Pemuda Berdampak: Satukan Gagasan, Bangun Gerakan Menuju Deklarasi Wilayah Kota Cilegon

7 November 2026
TNI-POLRI

Misa Ekaristi TNI-Polri di Polda Kaltim, Perkuat Iman dan Kebersamaan dalam Pengabdian

7 November 2026
TNI-POLRI

Kodim Ponorogo Gelar Do’a Syukur Peringati Hari Pahlawan 2026

7 November 2026
Ragam

Ekonomi Hijau Jadi Fokus Perencanaan Pembangunan Kalimantan Utara

7 November 2026
Next Post

Arteria Dahlan Persoalkan Kajati Bicara Sunda, Ono Surono: Penggunaan Bahasa Daerah Untuk Jalin Keakraban

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021