“Jika seluruh kerugian negara telah dikembalikan, hakim dapat mempertimbangkan hal itu sebagai faktor meringankan,” tambahnya.
MA juga menanggapi pertanyaan mengenai integritas Hakim Agung yang terjerat kasus. Dalam upaya mitigasi, MA berkomitmen untuk menjaga independensi dan integritas lembaga.
“Kami akan terus berupaya mengeliminir intervensi dalam proses pemilihan dan menjaga kepercayaan publik,” ungkapnya.
Dengan persiapan pemilihan yang matang dan perhatian terhadap isu-isu hukum terkini, Mahkamah Agung menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penegakan hukum di Indonesia. Masyarakat diharapkan dapat mengikuti perkembangan ini dan turut berpartisipasi dalam pengawasan terhadap proses hukum yang berjalan. (Sena).













