“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 05.30 WIB, dan langsung bergerak menuju lokasi. Dugaan sementara, tebing tidak mampu menahan beban air hujan sehingga terjadi longsoran. Akses jalan sepanjang kurang lebih 500 meter tertutup total,” ungkap Serka Muhadi saat ditemui di lokasi kejadian.
Kehadiran aparat TNI melalui Babinsa, bersama BPBD dan perangkat desa setempat, menjadi garda terdepan dalam merespons cepat bencana ini. Mereka bahu-membahu melakukan evakuasi material longsoran secara manual sambil menunggu alat berat dari BPBD Kabupaten Trenggalek.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar akses jalan bisa segera dibuka. Ini jalur vital bagi mobilitas warga,” tambah Serka Muhadi yang dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa Pakel.








