Puncak kepadatan arus penumpang terjadi pada 26 Mei 2026 untuk arus keberangkatan dan 1 Juni 2026 untuk arus balik. Pada periode puncak tersebut, jumlah penumpang yang turun di stasiun wilayah Daop 3 Cirebon mencapai 10.708 orang, sedangkan penumpang yang naik mencapai 9.643 orang.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan tingginya jumlah penumpang yang datang ke Cirebon menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di daerah tersebut. Kereta api menjadi moda transportasi favorit bagi wisatawan dari sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang.
“Tingginya antusiasme masyarakat menggunakan kereta api selama long weekend kemarin tidak hanya mencerminkan pulihnya mobilitas publik, tetapi juga menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Banyak penumpang yang memanfaatkan momen ini untuk berwisata kuliner, sejarah, dan religi di Cirebon,” ujar Muhibbuddin.













