Ilmu minimalis, malas baca buku, tapi sangat suka menatap layar gadget berjam-jam, ditambah paling cerewet di media sosial pula. “Jangan heran jika Indonesia jadi sasaran empuk untuk info provokasi, hoax, dan fitnah,” katanya.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto mengatakan, digitalisasi adalah suatu keniscayaan. Posisi literasi digital sangat penting bahkan telah menjadi lifestyle bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Namun, katanya, index membaca Indonesia hingga saat ini adalah salah satu yang terendah di dunia. Dari 61 negara, Indonesia ada diurutan 60. Data ini bukan untuk mengejek atau mengolok-olok Indonesia. “Perlu dorongan untuk meningkatkan budaya membaca yang lebih baik,” katanya. (Red).













