Rektor menegaskan pentingnya perkuliahan, membaca sebagai jendela ilmu. Menurut Ia, Kuliah bukan rutinitas, tapi jadikan sebagai bagian dari ibadah. Setiap langkah jadi pahala, kita tanamkan dalam diri untuk terus membaca sebagai proses pembelajaran yang berusaha dalam rangka mencerdaskan diri, agar bermanfaat untuk diri, orang lain. Jangan malas membaca karena aktivitas mahasiswa itu membaca.
“krisis literasi di Tanah Air menjadi masalah serius. Sambil mengutip hasil riset World’s Most Literate Nations Ranked pada 2016 menempatkan Indonesia di peringkat ke-60 dari 61 negara dalam urusan minat baca. Beragam persoalan, seperti minimnya sumber bacaan, kurangnya pustakawan, buruknya fasilitas perpustakaan, dan belum optimalnya budaya membaca, menjadi benang kusut yang harus segera diurai.”Ungkap rektor mengutip dari Kompas, 12 April 2023.













